7 Mitos Pasca Melahirkan

Posted on

Kita sering mendengar mitos pascamelahirkan entah dati orang tua, saudara, atau teman dekat. Tidak semua mitos yang sering kita dengar itu salah, Moms. Karena, ada juga mitos yang mengandung kebenaran.

ibu-dan-bayiOleh karena itu, penting sekali untuk menyaring informasi terkait mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Karena, orang-orang terdekat kita yang sebenarnya ingin menasehati kita terkadang salah dalam memahami dan mengartikan mitos-mitos tersebut. Terkadang Mommy-Mommy muda pun percaya begitu saja dan tidak berusaha untuk mencari kebenarannya mungkin dari segi kesehatan atau yang lainnya.

Berikut 7 Mitos Pasca Melahirkan:

Kaki Bayi harus Dibedong agar tidak Bengkok

bayi-dibedong Ketika bayi berada dalam rahim ibunya, ia berada dalam posisi kaki yang ditekuk karena kondisi rahim yang sempit. Sehingga, wajar jika setelah ia lahir kakinya masih bengkok atau sering ditekuk. Sehingga, Mommy tidak perlu khawatir.

Bedong yang terlalu kuat justru akan menghambat perkembangan motorik bayi karena kaki dan tangannya tidak leluasa untuk bergerak. Akan tetapi, bukan berarti Mommy tidak perlu membedongnya. Bedong sebaiknya digunakan setelah bayi selesai dimandikan atau saat cuaca sedang dingin.

Penggunaan bedong berguna untuk mengahangatkan tubuh bayi dari udara dingin. Selain itu, jangan terlalu kencang mengikatnya atau sebaiknya longgar.

Menggunakan Gurita agar Perut Bayi tidak Buncit

Anggapan bahwa penggunaan gurita bisa mengecilkan perut yang buncit pada bayi adalah ‘salah’. Perut buncit pada bayi akan menghilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu tanpa menggunakan gurita.

Akan tetapi, jika penggunaan gurita bertujuan untuk menghindari gesekan tali pusar yang belum lepas tidaklah mengapa. Pakaikanlah gurita pada tubuh bayi dengan longgar. Jika terlalu kencang akan membuat bayi sesak dan menghambat pertumbuhan organ di dalam perut.

Tidak Boleh Keluar Rumah sebelum 40 Hari

Mitos bahwa bayi tidak boleh dibawa keluar sebelum usianya 40 hari tidaklah benar. Yang benar adalah tidak mengajak anak di tempat keramaian seperti pasar, mall, dan sebagainya. Banyak kuman-kuman berkeliaran di tempat ramai yang tidak baik untuk kesehatan bayi. Karena, bayi memiliki daya kekebalan tubuh yang masih lemah. Namun, jika pada kondisi yang mendesak tidak mengapa.

Rambut Bayi harus Dicukur Habis agar Hitam dan Lebat

Bila rambut bayi dicukur habis, maka rambut yang baru akan tumbuh agak kasar dibandingkan sebelumnya. Sehingga, orang mengiranya tumbuh lebat. Tebal tipisnya rambut tergantung pada faktor genetis.

Mencukur rambut bayi berfungsi untuk menghilangkan lemak yang menempel pada rambut saat ia dilahirkan. Lemak tersebut berasal dari lapisan rahim ibunya saat ia dilahirkan. Selain itu juga untuk mengetahui sedini mungkin jika ada iritasi, kerak atau luka di kepala bayi.

Menutup Kaki dan Tangan dengan Sarung Tangan atau Kaki

menggunakan-sarung-tangan-bayiSarung tangan sebaiknya ditinggalkan setelah bayi berusia 1 bulan. Karena, bayi sudah memiliki kemampuan untuk mengontrol suhu tubuhnya dan berkembang indra perasanya. Sehingga, Mommy tak perlu khawatir jika ia kedinginan. Fungsi sarung tangan adalah untuk menghangatkan dan menjaga kuku-kuku bayi agar tidak melukai wajah atau bagian tubuh lainnya.

Kuku Bayi tidak Boleh dipotong sebelum 40 Hari

memotong-kuku-bayiSebenarnya, mitos ini disebabkan karena kekhawatiran terlukanya jari kaki atau tangan saat dipotong. Kuku yang panjang malah seharusnya dipotong agar tidak melukai wajah dan menjadi sarang penyakit. Lakukanlah dengan hati-hati saat memotong kuku bayi. Mommy bisa melakukannya saat bayi Mommy sedang tidur.

Jangan Membawa Bayi Keluar saat Magrib karena ada Makhluk Halus

menjelang-magribTemperatur alam menjelang malam semakin meningkat, tekanan udara, dan kelembapannya. Kondisi ini akan menyebabkan bayi merasa tidak nyaman seperti rewel dan menangis. Karena, bayi belum bisa menyesuikan diri dengan lingkungannya. Jadi, bukan karena adanya makhluk halus ya, Moms.

Demikian tadi 7 mitos pascamelahirkan yang berkembang atau sering kita dengar di masyarakat. Sehingga Mommy tidak perlu khawatir lagi. Semoga bermanfaat ya, Moms!