Aneka Permainan untuk Balita

Posted on

Dunia batita selalu dipenuhi dengan kegiatan bermain. Sehingga, waktu mereka banyak diisi dengan bermain sendiri, dengan teman atau dengan orang tuanya. Aneka permainan untuk batita pun banyak kita jumpai di toko mainan atau tempat rekreasi. Mulai dari aneka warna, bentuk, dan ukuran. Tak heran Mommy sering kebingungan saat memilihnya.

permainan-batita

Balita cenderung aktif untuk bergerak seperti melompat, berlari, merangkak, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga dalam proses berkembang. Aneka mainan tidak hanya sebagai sarana menghibur dan sarana untuk bermain. Sehingga, penting untuk memilih permainan yang bisa mendukung perkembangan anak dan sesuai dengan usianya.

Berikut aneka permainan untuk batita dan manfaatnya terhadap perkembangan anak, yaitu:

Ayunan

Ayunan menjadi media belajar anak untuk mengantisipasi suatu bahaya. Ia akan belajar mengayunkan tubuhnya secara pelan atau cepat maupun tinggi ataupun rendah. Ia juga belajar bagaimana mengontrol ayunannya agar tidak cepat atau lambat.

Jangan lupa untuk mengawasi anak Mommy saat bermain ayunan. Yaitu, saat ia bermain ayunan dengan saudaranya. Ia bisa saja mengayunnya dengan kencang dan akan membahayakan anak Mommy

Menyusun Balok

menyusun-balok

Permainan ini berguna untuk melatih motorik kasar anak. Anak belajar menyusun balok dan gelang dengan berbagai bentuk dan ukuran. Ketika ada susunannya yang salah, anak akan mencoba terus agar susunannya tepat.

Perosotan

Perosotan berguna untuk menguji motorik kasar anak seperti saat ia berjalan menaiki tangga dan menjaga keseimbangannya. Anak belajar bagaimana menaati peraturan dan belajar berbagi dengan temannya. Yaitu, anak bergantian menaiki anak tangga dan meluncur di perosotan. Permainan ini akan membuat anak senang saat ia menikmati berjalan menaiki anak tangga dan meluncur dari ketinggian.

Mandi Bola

mandi-bola

Mandi bola cukup aman untuk anak Mommy. Karena, Mommy tidak perlu khawatir anak akan tenggelam seperti saat bermain air atau berenang. Anak akan belajar bagaimana ia berjalan dan menjaga keseimbangan tubuhnya diantara bola-bola yang kemungkinan bisa membuatnya tergelincir. Anak belajar macam-macam warna, mencari bola, melempar, dan menangkap bola.

Bermain Air

Batita cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bereksplorasi, dan keinginan mencoba-coba. Ada anak yang senang saat melihat kran air yang mengucur atau kucuran air dari selang. Namun, ada juga anak yang justru takut saat ia terkena air.

Mommy bisa menaruh air pada ember dan memasukkan mainan seperti bola plastik atau mainan berbentuk bebek dari plastik. Mommy juga bisa menyediakan air dalam kolam kecil agar ia bisa bermain sambil menikmati sensasi bermain air.

Terowongan

Terowongan hampir sama dengan perosotan. Hanya saja, kalau perosotan di desain terbuka sedangkan terowongan tertutup. Permainan ini mengajarkan anak untuk mengatasi rasa takut saat ia meluncur dengan suasana yang gelap, sempit, dan suara yang ia keluarkan bisa menggema.

Anak akan menerka apa yang ada di depannya seperti saat melewati terowongan yang berbelok-belok. Anak akan merasakan sensasi saat ia berteriak karena senang. Jika anak Mommy takut melewatinya sendiri, Mommy bisa menggunakan terowongan yang muat untuk Mommy mendampingi anak Mommy.

Tips Cerdas Memilih Arena Bermain

  • Mengutamakan Kebersihan

Pilihlah arena bermain yang bersih seperti tidak berdebu, tidak ditumbuhi jamur atau lumut, dan tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Mommy bisa meminta informasi dari petugas bagaimana pengelolaan dan perawatan arena bermain tersebut.

  • Aman untuk Anak

Pastikan bahwa arena bermain yang digunakan anak Mommy benar-benar aman. Perhatikan setiap sudut sarana bermain, kekuatan menopang beban, apakah berkarat, licin, tajam, dan cat yang digunakan aman untuk anak.

  • Kapasitas

Perhatikan kapasitas arena bermain yang digunakan. Jika sudah penuh dan banyak yang menggunakan anak akan jenuh, tidak leluasa, dan ia tidak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Ketika kondisinya demikian, Mommy bisa memilih permainan yang lain atau menunggu giliran jika anak Mommy tidak mudah bosan.

Saat menunggu, Mommy bisa menunjukkan teman-temannya bermain dan ia akan melihat dan belajar bagaimana ia memainkannya nanti dan menumbuhkan kegembiraannya saat melihat temannya gembira.

  • Kesesuaian

Aspek kesesuaian ini sangat penting. Yaitu, ketika kita memilih arena bermain yang sesuai dengan usia anak. Perhatikan bentuk, ukuran, dan tingkat kesulitannnya. Sesuaikan dengan perkembangan anak. Sehingga, dapat merangsang gerakan otot kaki, tangan, dan tubuhnya. Jangan sampai membahayakan tubuhnya.

Demikian tadi ulasan tentang aneka permainan untuk batita dan beberapa tips cerdas memilih arena bermain untuk anak. Anak senang, ibu pun tenang. Semoga bermanfaat ya, Moms!