Cara Bernegosiasi Dengan Anak Anda

Posted on

Ini adalah cara paling mudah untuk menghindari bernegosiasi dengan anak anda daripada mencoba untuk memperbaiki situasi setelah anda memberikan jawaban. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat anda gunakan secara efektif :

parenting-1

Luangkan Waktu Sesaat Sebelum Memberikan Jawaban

parenting-2

Orang tua banyak sekali yang memiliki kegiatan yang padat. Seorang anak terkadang memiliki lima puluh pertanyaan dalam satu jam. Sangatlah mudah untuk mengatakan tidak tanpa perlu mempertimbangkannya. Namun dalam jangka waktu panjang nanti itu akan menjadi sesuatu yang akan membuat kita stres dan menyesali dikarenakan kita memberikan jawaban secara tergesa-gesa. “Biarkan saya berpikir tentang pertanyaan itu secara beberapa menit” bahkan jika permintaan atau pertanyaan anak itu terlihat kecil.

Pikirkan Tentang Permintaan Anak Tersebut dan Memberikan Respon Tepat Waktu

parenting-3

Jika anda mengatakan untuk memikirkannya selama beberapa menit untuk mempertimbangkan permintaannya, pastikan bahwa itu berlangsung selama beberapa menit. Janganlah membuatnye menunggu jawaban dari anda selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Menunda jawaban anda hanya akan membuatnya mendesak anda nantinya dan anda dengan secara tergesa-gesa akan mengatakan “tidak” hanya agar dia tidak memaksa anda terus menerus mengenai jawaban dari anda. Jika anda harus mengumpulkan informasi terlebih dahulu sebelum meberikan keputusan, katakan pada anak “Ibu tahu kamu ingin makan MCDonalds untuk makan malam. Tapi Ibu apa yang Ayah kamu rencanakan untuk makan malam. Jadi kita harus menunggunya sampai Ayah pulang. Ibu akan memberikan jawaban 15 menit setelah Ayah pulang”. Dengan cara itu, anak anda akan memiliki jadwal dan ia tahu apa yang diharapkannya.

Pertimbangkan Mengapa Anda Mengatakan Tidak Sebelum Anda Memberikan Jawaban

Woman and young girl in kitchen with laptop and paperwork smilin

Negosiasi biasanya terjadi ketika orang tua mengatakan tidak kepada anaknya yang sangat menginginkan sesuatu karena anak-anak memiliki banyak “keinginan”. Mereka ingin pergi ke berbagai tempat, melakukan berbagai kegiatan, membeli berbagai barang dan itulah anak-anak. Terkadang para orang tua memberikan jawaban tidak secara otomatis terhadap permintaan anak tanpa mempertimbangkan jika jawabannya bisa saja iya. Misalnya, anak anda berusia 6 tahun bertanya apakah dia bisa memberikan cat kuku pada kukunya. Insting para orang tua akan memberikan jawaban tidak karena ini akan menyebabkan rumah anda berantakan dan juga kotor. Belum lagi nanti anda harus menghapus cat kuku tersebut dari kuku sang anak. Tetapi setelah anda mengatakan tidak, anda akan menyesali keputusan anda tersebut. Anda akan menyadari bahwa itu adalah kesempatan yang terlewatkan untuk membuatnya menjadi kreatif.

Kumpulkan Semua Informasi Sebelum Anda Memberikan Jawaban

Mother and Daughter Reading Together --- Image by © Royalty-Free/Corbis
Mother and Daughter Reading Together — Image by © Royalty-Free/Corbis

Jika anak anda mengatakan “Bolehkah saya pergi kerumah temanku Randy?” Pastikan anda tahu persis apa artinya. Bagaimana ia akan sampai kesana dan siapa saja yang ada dirumah temannya tersebut dan apa yang akan mereka lakukan. Buatlah jawaban ya dengan kondisi yang jelas. Misalnya “Kamu bisa kerumah temanmu asalkan orang tua temanmu ada dirumah dan kamu dapat bermain ditaman rumahnya”. Hal ini dapat membantu untuk menghindari perangkar karena harus membatalkan izin setelah mendengar bahwa orang tua temannya tidak ada di rumah.