Cara Mudah Menghindari Ruam Popok pada Bayi?

Posted on

Bayi Mommy yang baru lahir akan membutuhkan penggantian popok sebanyak kurang lebih 15 kali dalam sehari. Bayi memperoleh makan dari ASI ibunya. Sehingga, bayi akan sering buang air kecil dengan intensitas yang sering.

mengganti-popok-bayi            Seringnya buang air kecil dan buang air besar akan mengakibatkan seringnya penggantian popok pada bayi. Terkadang, ini mengakibatkan terjadinya ruam popok pada bayi. Yaitu, ditandai dengan ruam merah dan juga rasa sakit pada area popok.

Hal-hal yang menyebabkan ruam popok pada bayi antara lain, akibat iritasi dari kelembapan urin atau pup pada kulit bayi, alergi pada sabun atau minyak yang bersentuhan dengan kulit, dan infeksi jamur yang berasal dari kotoran. Infeksi ini akan berkembang jika bayi Mommy mengalami ruam selama beberapa hari.

Berikut cara mudah menghindari ruam popok pada bayi:

1. Cuci Tangan Mommy Sebelum dan Sesudah Mengganti Popok

Mencuci tangan akan membuat tangan Mommy bersih dan aman saat menyentuh bayi. Karena, kulit bayi sangat sensitif. Sehingga, sangat penting untuk menjaga kebersihan sebelum menyentuhnya.

2. Jaga Kulit Tetap Kering dengan Mengganti Popok Sesegera Mungkin Ketika Basah atau Kotor

segera-ganti-popok-bayi

Periksalah bayi Mommy jika menangis. Apakah ia menangis karena lapar atau haus, buang air kecil, buang air besar atau karena tidak nyaman dengan tempat tidurnya. Jika mendapati popoknya basah, segeralah untuk menggantinya. Kondisi popok yang basah membuat bayi tidak nyaman.

3. Buat Bayi Nyaman saat Mengganti Popok

berinteraksi-dengan-bayi

Jika bayi Mommy sedang tidur, tidak perlu membangunkannya saat mengganti popok. Jika Bayi dalam keadaan mata terbuka, nikmatilah waktu Mommy dengan buah hati. Misalnya, Mommy mengajak buah hati berinteraksi melalui tatapan mata, berbicara, membuatnya tertawa, dan bermain dengannya. Sehingga, ia akan tenang dan nyaman.

4. Basuh Area Popok dengan Air Hangat, Keringkan dengan Baik, dan Jangan Gunakan Sabun

Basuhlah area popok dengan air hangat atau Mommy bisa membasuhnya dengan kain basah hangat. Hindarilah menggunakan tisu bayi yang berparfum. Setelah itu, biarkan area popok kering dan terkena udara dengan membaringkan bayi pada handuk penyerap.

5. Mencuci Popok dengan Benar

Mencuci popok dengan benar akan menghindari iritasi pada kulit bayi. Jika Mommy menggunakan popok kain, diperlukan bilasan ekstra saat mencucinya atau saat menggunakan produk anti bakteri. Hal ini akan mengurangi terbentuknya ammonia pada popok yang disebabkan oleh urin.

6. Hindari Penggunaan Celana Plastik Kedap Udara di Luar Popok

Hal ini bisa menyebabkan udara tidak dapat menjangkau kulit bayi dan membuat area di sekitar popok lembab dan berkeringat yang mengakibatkan ruam popok dan rasa gatal.

7. Berganti ke Popok Kain

Jika sebelumnya Mommy menggunakan popok sekali pakai dan ruam popok masih terjadi pada bayi, cobalah untuk menggantinya dengan popok kain.

Itu tadi cara mudah menghindari ruam popok yang terjadi pada bayi. Jadi, jangan khawatir ya, Moms. Jika Mommy sudah melakukan cara ini namun ruam popok pada bayi masih ada selama lebih dari lima hari segera bawa ke dokter ya, Moms. Kenali ciri-cirinya seperti, kulit melepuh, bernanah, mengelupas atau mengerak, dan kulit menjadi kisut.

Semoga bermanfaat ya, Moms.