Cegah Gangguan Kesehatan Akibat Penggunaan Alat Elektronik

Posted on

Tempat tidur yang nyaman, mewah, dan lengkap dengan berbagai fasilitas yang ada tidak menjamin seseorang bisa tidur lelap untuk mengistirahatkan tubuhnya. Terbukti, ada sebagian orang mengalami kesulitan tidur atau sering disebut dengan insomnia. Sehingga, mereka menganggap bahwa tidur adalah sesuatu yang mahal.

insomnia

Pernahkah Mommy melihat orang-orang yang tidur di jalanan, tukang becak, dan yang lainnya bisa tertidur lelap meskipun di tempat yang menurut kita tidak nyaman dan tidak layak? Kita patut bersyukur Moms jika diberikan kemudahan untuk bisa tidur dengan mudah. Cukup dengan merebahkan badan ke tempat tidur dan sesaat kemudian sudah terlelap.

Mereka yang mengalami sulit tidur akan menurun konsentrasinya, mudah lelah, kurang bergairah, gelisah, tegang, dan mudah marah. Insomnia yang terjadi pada seseorang bisa disebabkan karena menurunnya produksi hormon melatonin pada tubuh. Apa hormon melatonin itu?

Hormon Melatonin

Hormon melatonin adalah hormon yang sebagian besar dibuat oleh kelenjar pineal. Yaitu kelenjar sebesar kacang tanah yang terletak di antara kedua sisi otak. Produksi hormon melatonin akan bertambah pada malam hari, terutama saat suasana hening dan gelap. Sehingga, hal ini akan menyebabkan seseorang mudah tidur.

menggunakan-hp-menjelang-tidur

Namun, produksi hormon ini bisa berkurang karena adanya sinar yang terang dan adanya radiasi elektromagnetik dari peralatan elektronik seperti televisi, handphone (HP), dan komputer. Selain mengakibatkan sulit tidur juga menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti sakit kepala, pening, dan keletihan menahun.

Upaya Pencegahan

Ada beberapa hal yang harus Mommy lakukan sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat penggunaan peralatan elektronik, antara lain:

1. Gunakan Peralatan Elektronik dengan Bijak

hindari-hp-saat-tidur

Usahakan untuk tidak kontak langsung dalam waktu lama dengan alat-alat elektronik (komputer, televisi, handphone, dll). Gunakan ponsel seperlunya saja, persingkat percakapan, jangan menunggu sampai ponsel panas, dan manfaatkan SMS semaksimal mungkin. Letakkan ponsel berjauhan dari posisi tidur karena gelombang elektromagnetiknya bisa menyebabkan insomnia.

Baca Juga:  5 Gejala Kanker Payudara yang Harus Diketahui

2. Jadikan Kamar Tidur Sebagai Tempat Istirahat

Tidur bertujuan untuk mengistirahatkan tubuh dari berbagai aktivitas. Oleh karena itu, jadikan kamar tidur Mommy benar-benar sebagai tempat istirahat. Hindarkan dari adanya televisi dan komputer untuk bekerja.

3. Gunakanlah Lampu Kamar yang Tidak Terlalu Terang

redupkan-lampu

Kondisi kamar yang tidak terlalu terang atau gelap akan memicu produksi hormon melatonin dalam tubuh. Sehingga, kita akan mudah tidur saat berada di kamar. Mommy bisa mematikan lampu kamar saat tidur atau gunakanlah lampu kamar dengan cahaya redup.

4. Mengatur Waktu Tidur

Aturlah waktu tidur dan bangun dengan baik. Waktu tidur yang berubah-ubah akan membuat kondisi tubuh menjadi siaga. Selain itu, bagi mereka yang menderita insomnia sebaiknya tidak tidur pada siang hari. Tidur siang akan mengakibatkan sulit tidur pada malam hari.

5. Minum Susu Menjelang Tidur

minum-susu-sebelum-tidur

Susu mengandung asam amino tryptophan yang memicu produksi hormon melatonin pada tubuh. Sehingga, akan menimbulkan efek menidurkan. Bagi Mommy yang mengalami sulit tidur, bisa mencoba resep ini.

6. Menata Ruang Kerja yang Nyaman

Ada beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan oleh keyboard, layar monitor, meja, dan kursi kerja. Yaitu, gangguan mata, nyeri pada bahu, pergelangan tangan, leher, dan punggung. Sehingga diperlukan pengaturan tempat kerja yang nyaman.

Letakkan layar monitor dengan baik sehingga tidak ada pantulan cahaya lain seperti lampu. Letakkan layar monitor lebih rendah dari garis horisontal mata dengan membentuk sudut kurang lebih 30 derajat. Jarak mata dengan laya monitor sekitar 40 cm.

Aturlah cahaya layar komputer dengan warna dingin seperti putih keabu-abuan, warna huruf kontras, dan font huruf normal (font 12) atau lebih agar mata tidak mudah lelah. Agar mata tidak kering, sering-seringlah mengedipkan mata dan sesekali arahkan pandangan mata ke luar ruangan atau ke tempat yang lain.

Baca Juga:  Ketahui 9 Fakta Manis Gula

Keberadaan alat-alat elektronik di sekitar kita sangat membantu dalam berbagai aktivitas yang kita kerjakan. Lebih efektif dan efisien. Namun, Mommy harus tahu kalau ternyata ada dampak yang diakibatkan dari penggunaan alat elektronik tersebut bagi kesehatan Mommy dan keluarga. Oleh karena itu, Mommy harus bijak dalam menggunakannya.

Semoga bermanfaat ya, Moms!