Dapatkah Kamu Haid Selama Masa Kehamilan?

Posted on

Terkadang ada cerita yang muncul tentang seorang wanita yang tidak menyadari dirinya sedang hamil sampai dia melahirakan. Bagi kebanyakan wanita, hak tersebut terdengar benar-benar mustahil !

Tidakkah kamu menyadari dari berkurangnya siklus haid ? Mungkin rasa mual atau setidaknya perut kamu membesar ? Karena hal itu pasti akan menarik perhatian kamu.

Ketika ditanya mengapa mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil, beberapa akan berkata “Saya selama ini masih mengalami haid, jadi saya tidak berpikir bahwa saya sedang hamil”.

preg-1

Kita tahu kalau beberapa wanita mengalami pendarahan selama kehamilan, tapi bagaimana mereka bisa bingung dengan masa haid ?

Dapatkan kamu memiliki haid saat sedang hamil ?

Apa Haid Kamu ?

Untuk mengetahui apakah kamu memiliki masa haid selama kehamilan, kamu perlu memahami apa haid itu :

period

Siklus haid dibagi menjadi empat bagian :

  • Masa haid kamu – ketika kamu berdarah
  • Fase Folikuler – ketika sel telur matang untuk ovulasi
  • Ovulasi – ketika tubuh kamu melepaskan sel telur yang matang
  • Fase Luteal – waktu setelah kamu berovulasi, yang berlangsung sampai implan telur dibuahi, atau telur unfertilised mati dan memicu haid kamu.

Haid bukan hanya sekedar pendarahan. Sebuah haid terjadi ketika progesteron kamu turun karena tidak ada telur yang dibuahi.

Penurunan estrogen memicu tubuh kamu untuk melepaskan rahim yang pada akhirnya menyebabkan kamu mengalami haid

Jika kamu sedang hamil, kamu tidak mengalami haid yang benar atau teratur

Memiliki haid benar adalah hasil dari suklus menstruasi yang rutin dan penumpahan lapisan rahim kamu, yang tidak mungkin terjadi selama kehamilan.

Bagaimana bisa pendarahan seperti sedang haid selama kehamilan ?

bleeding

Beberapa pendarahan selama kehamilan sebenarnya cukup umum, terutama selama trimester pertama. Siklus menstruasi juga bervariasi antara wanita. Beberapa wanita memiliki periode yang ringan dan karena itu siklusnya mungkin bisa membuat bingung karena siklusnya yang tidak teratur.

Baca Juga:  Hamil? Jangan Depresi! Ini Berbahaya

Apa penyebab pendarahan selama kehamilan ?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pendarahan selama kehamilan :

  • Pendarahan Implantasi – sebuah implan telur dibuahi sekitar waktu wanita memprediksikan periode. Seperti mengubur ke dalam rahim, beberapa wanita mengalami sedikit bercak atau pendarajan sebagai hasilnya. Seorang wanita mungkit tidak menganggapnya kehamilan sampai mereka mengalami siklus yang lainnya
  • Pendarahan Terobosan – selama bagian awal kehamilan tubuh kamu akan memproduksi progesteron dan hormon lain yang mencegah tubuh kamu dari periode awal kamu. Kadana, kadar hormon tidak cukup tinggi untuk mencegah bebrapa terobosan, menstruasi seperti bercak atau pendarahan. Pendarahan ini bisa sangat membingungkan karena akan sering muncul di sekitar 4, 8 atau 12 minggu kehamilan, yang ketika banyak wanita berpikir bahwa itu adalah masa periode mereka. Setelah plasenta mengambil alih produksi hormon, tidak umum untuk mengalami pendarahan terobosan ini.
  • Pendarahan Plasenta – previa plasenta adalah ketika plasenta dekata atau sebagian atau seluruhnya menutupi leher rahim. Ini artinya sebagian atau seluruh plasenta memisahkan dari dinding rahim, danau plasenta membesar, penuh dengan darah ibu. Ini dan beberapa komplikasi plasenta lainnya sering dapat menyebabkan pendarahan vagina tanpa rasa sakit pada trimester kedua atau ketiga

Apa yang harus saya lakukan jika saya merasa hamil namun mengalami pendarahan ?

preg-2

Jika kamu merasa atau tahu kalau kamu sedang hamil dan kamu mengalami pendarahan atau bercak, segeralah untuk menghubungi dokter atau bidan kamu. Pendarahan selama kehamilan bisa saja terjadi pada kehamilan yang sehat, namun jika dalam jangka panjang, pendarahan itu kadang menjadi indikasi komplikasi ataupun keguguran.