Diet Untuk Ibu Menyusui

Posted on

Setelah Mommy melahirkan dipastikan terjadi perubahan yang cukup drastis pada berat badan. Kondisi badan Mommy akan terlihat lebih besar dibandingkan masa sebelum hamil. Karena banyak dari Mommy menginginkan bentuk tubuh idealnya dapat kembali seperti sedia kala, maka tidak dipungkiri lagi banyak cara bahkan program untuk melakukan diet pasca melahirkan.

diet

Namun yang harus Mommy ketahui, sebaiknya Mommy tidak perlu melakukan perubahan besar mengenai makanan dan minuman apa saja yang harus dikonsumsi ketika menyusui, meskipun ada beberapa pertimbangan penting untuk diingat agar kesehatan Mommy tetap terjaga. Mommy harus tetap ingat loh, sebab nutrisi yang Mommy dapatkan akan berpengaruh terhadap kualitas ASI yang nantinya akan diberikan kepada si bayi. Lalu bagaimana cara diet untuk ibu menyusui? Yuk simak Moms ulasannya.

Buat Target Waktu Diet

waktu

Pertama Mommy buat daftar target waktu diet sebab rencana terbaik untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan adalah secara bertahap. Misalnya dalam waktu 11-12 bulan atau sekitar 0,5-1 kg per minggu. Itu masih tergolong aman terhadap  produksi air susu ibu (ASI) yang Mommy hasilkan. Hal ini dapat membuat Mommy tetap bisa menjalani peranan sebagai ibu menyusui yang mendukung gizi yang terbaik untuk kesehatan si anak.

Moms, jangan sampai Mommy mencoba untuk menurunkan berat badan dengan diet sampai setidaknya dua bulan setelah bayi Anda lahir ya. Kenapa? Karena diet rendah kalori dalam beberapa bulan pertama bisa membuat Mommy kehilangan energi dan mengurangi pasokan ASI. Nanti yang ada badan Mommy akan menjadi lemas. Tidak mau kan Mom?

Selektif Terhadap Makanan

fruits

Kunci diet yang sehat adalah adanya ragam dan keseimbangan dalam pola makan. Mommy bisa mengkonsumsi makanan dengan campuran protein , karbohidrat, dan lemak saat makan yang bisa membuat Mommy merasa kenyang lebih lama dengan pasokan nutrisi yang cukup pula untuk tubuh. Karbohidrat kompleks seperti biji-bijian dan sereal serta buah-buahan segar dan sayuran tidak hanya menyediakan gizi lebih loh Mom, tetapi  bisa menyediakan pasokan energi yang tahan lama juga. Selain itu Mommy bisa memilih  daging tanpa lemak atau kemudian membuang kulit dan juga lemak ekstra sebelum dimasak.

Baca Juga:  Pola Makan Diet Sehat Yang Baik Dan Benar

Olahan Masakan

olahan

Seperti yang Mommy ketahui, olahan masakan ada banyak macamnya. Baik yang digoreng, bakar, maupun kukus. Tapi disarankan untuk diet sih baiknya yang dikukus ya Mom. Kukus atau rebus dengan proses yang tepat, sehingga tidak juga mengurangi nilai gizi yang terkandung dari makanan tersebut. Selain itu, olahan makanan kukus tidak meninggalkan kandungan lemak jahat yang didapatkan dari hasil penggunaan minyak goreng jika kita mengolah masakan dengan cara digoreng.

Olahraga

free-yoga

Siapa bilang ibu menyusui tidak boleh melakukan olahraga? Justru olahraga disarankan juga untuk para Mommy yang sedang menyusui. Itu semua karena selain bisa menunjang kesehatan fisik, juga bisa memperlancar peredaran darah yang akan berpengaruh pada jumlah ASI. Mommy mau kan badannya tetap sehat?

Diet juga harus diimbangi dengan olahraga agar lebih cepat membantu proses pembakaran lemak yang berlebihnya di tubuh Mommy. Untuk olahraganya sendiri Mommy bisa memilih beberapa olahraga ringan, seperti: jogging, jalan cepat, bersepeda, berenang dan juga melakukan yoga.

Sekarang Mommy sudah tahu kan bagaimana sih diet saat menyusui? Tapi ada baiknya sebelum melakukan diet, Mommy bisa berkonsultasi dulu dengan dokter. Sebab tidak semua diet bisa dilakukan oleh semua ibu menyusui. Mommy bisa minta saran dokter, diet apa saja yang baik dan cocok untuk Mommy lakukan. So, semoga bermanfaat ya Moms!