Jangan Takut Memandikan Bayi, Moms!

Posted on

Sebagian besar ibu muda takut memandikan bayinya. Rasa takut dan panik akan semakin bertambah ketika si kecil menangis. Sebenarnya, itu hal yang wajar, Moms. Bayi yang menangis menunjukkan bahwa ia memberikan respon saat tubuhnya bersentuhan dengan air.

memandikan-bayi

Rasa takut yang muncul membuat sebagian ibu muda tidak berani memandikan bayinya sendiri. Mereka lebih memilih untuk meminta bantuan orang lain untuk memandikan bayinya. Terkadang, justru suami yang lebih berani untuk memandikan bayi mereka.

Meskipun memandikan bayi adalah pengalaman pertama Mommy, tidak usah panik dan khawatir. Karena, memandikan bayi sudah menjadi tugas Mommy dan seharusnya menjadi saat yang menyenangkan bagi Mommy dengan buah hati.

Langkah-langkah Memandikan Bayi

1. Tenang dan Jangan Gugup

Saat gugup, Mommy akan bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kalaupun Mommy melakukan sesuatu, bisa jadi yang Mommy lakukan adalah salah. Sikap tenang akan melahirkan kelembutan dan kehati-hatian. Sehingga, memandikan bayi akan menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi Mommy.

2. Gunakan Alas Perlak

Gunakanlah alas perlak atau kain. Lepaskan baju bayi satu persatu. Jika bayi mengompol atau pup, bersihkanlah terlebih dahulu.

3. Gunakanlah Waslap untuk Menyeka Tubuh Bayi

menyeka-tubuh-bayi

Sekalah tubuh bayi dengan waslap yang sudah dicelupkan air hangat. Jangan langsung mencelupkan tubuh bayi ke dalam bak mandi. Karena, akan mengagetkan bayi dan membuatnya menangis. Sekalah mulai dari kepala, muka, lipatan leher, tangan, dada, lipatan ketiak, paha, kaki, area kelamin, dan pantat.

4. Menyabun Tubuh Bayi

Tetesi waslap dengan sabun mandi bayi. Kemudian, sabuni tubuh bayi mulai dari atas ke bawah. Mommy harus melakukannya secara hati-hati, jangan sampai tangan bayi yang sudah Mommy sabuni digerakkan ke arah mata atau mulut bayi.

5. Cara Mengangkat Tubuh Bayi

Angkatlah tubuh bayi dengan cara menyelipkan tangan kiri Mommy di bawah tengkuknya, lalu pegang erat-erat ketiaknya. Pegang tubuh bayi dengan tangan kanan, lalu angkat, dan masukkan ke dalam bak mandi. Perhatikan bagaimana memegang tubuh bayi yang benar.

Yaitu, pegang bagian punggung dan leher bayi dengan telapak tangan kiri. Ibu jari dan telunjuk menutup telinga kanan dan kiri agar tidak kemasukan air. Basuhlah tubuh bayi dengan tangan kanan dari bagian kepala. Untuk membersihkan bagian punggung bayi, balikkan tubuh bayi dengan cara menyangga tubuh bayi dan pegang erat ketiaknya dengan tangan kiri. Tangan kanan bisa mulai membilas bagian punggung bayi.

6. Keringkan Tubuh Bayi dengan Handuk

mengeringkan-tubuh-bayi-dengan-handuk

Jangan lama-lama membiarkan bayi Mommy di dalam bak mandi karena ia akan kedinginan. Segera angkat dan letakpan di atas handuk yang sudah disiapkan. Tutup tubuh bayi dengan handuk bagian kiri dan kanan. Lalu keringkan bagian kepala dan bagian tubuh lainnya. Pastikan bagian lipatan tubuh bayi seperti ketiak, leher, dan paha benar-benar kering.

7. Memakaikan Pakaian Bayi

memakaikan-pakaian-bayi

Pastikan bahwa Mommy sudah menyiapkan pakaian bayi dan menatanya di atas meja bayi. Pindahkan bayi ke susunan pakaian bayi. Jika ada kotoran di bagian tali pusar bayi, bersihkan dengan cotton buds atau kapas yang telah dibasahi dengan alkohol 70%.

Oleskan minyak telon pada punggung dan perut bayi. Mommy bisa memberinya bedak dan krim pada lipatan-lipatan tubuh bayi. Pakaikan popok terlebih dahulu, kemudian baru bajunya.

8. Membersihkan Mata dan Telinga

Bersihkan mata bayi Mommy menggunakan kapas yang sudah direndam ke dalam air matang. Bersihkan dari ujung mata ke arah hidung. Gunakanlah kapas yang berbeda untuk bagian mata yang lain. Gunakan cotton buds untuk membersihkan hidung dan telinga bayi. Lakukanlah dengan hati-hari dan lembut. Jangan membersihkan lubang telinga dengan cutton buds. Bersihkanlah bagian terluarnya saja.

Jangan khawatir dan takut untuk memandikan bayi Mommy, ya! Untuk pertama kali, Mommy bisa meminta bantuan kepada orang lain. Namun, selanjutnya Mommy harus memiliki keberanian. Karena, ini bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan menambah kedekatan dengan bayi Mommy.

Semoga bermanfaat ya, Moms!