Kewajiban Dapur yang Tidak Boleh Dilupakan

Posted on

Kita tidak akan pernah lepas dengan kegiatan makan dalam hidup kita. Selama masa kehamilan, Anda butuh lebih banyak kalori dan nutrisi untuk diri Anda sendiri dan juga bayi yang Anda kandung. Makan makanan khusus memanglah penting selama masa kehamilan. Namun, makanan yang sehat akan memungkinkan Anda memiliki bayi yang sehat, berkembang secara normal dan terutama untuk kesehatan Anda.

Kewajiban Dapur yang Tidak Boleh Dilupakan

Tidak hanya saat hamil saja ya, Mom. Mommy harus tetap menjaga kebersihan dan mengolah makanan dengan sehat agar tidak berbahaya bagi kesehatan keluarga. Berikut kewajiban dapur yang tidak boleh Mommy lupakan :

1. Mencuci Sayur dan Buah

Sayur dan buah yang asalnya segar dan sehat bisa berbahaya karena salah dalam pengolahannya, Mom. Buah dan sayur sangat rentan tercemar dengan bakteri dan virus. Saat membeli di supermarket atau pasar tradisional, buah dan sayur yang tidak dibungkus dengan plastik khusus akan dipegang-pegang oleh pembeli dan kemudian dikembalikan lagi. Bisa saja orang tersebut membawa bakteri atau virus yang melekat pada tangannya. Selain itu, patogen juga mudah ditularkan lewat udara.

memncuci-buah-dan-sayur

Buah dan sayur yang tidak sehat akan memengaruhi bayi dalam kandungan. Untuk mencegahnya, cucilah buah dan sayuran pada air dingin yang mengalir. Gunakan sikat untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Selain untuk menghilangkan bakteri dan virus, juga untuk mengurangi resiko memakan residu pestisida yang banyak digunakan oleh petani.

Sehingga, dianjurkan juga untuk mengupas kulit buah sebelum memakannya. Karena, residu pestisida tertinggal pada kulit buah bahkan bisa meresap hingga ke bagian dalam buah.

2. Simpanlah Daging pada Suhu Paling Rendah

Sebelum memasukkan ayam dan daging pada lemari es, cucilah terlebih dahulu pada air mengalir. Ayam yang baru dibeli, masih terdapat bercak-bercak darah yang menempel. Kemudian, simpanlah ayam dan daging pada suhu paling rendah untuk menghindari pencemaran pada makanan lainnya.

3. Mencuci Tangan dengan Sabun

Cucilah tangan dengan sabun setelah memegang daging mentah. Pastikan tangan Anda benar-benar bersih sebelum menyentuh makanan yang lain. Kalau tidak, makanan yang lain akan terkontaminasi dengan bakteri. Sifat daging yang basah mudah terkontaminasi dengan bakteri. Sehingga, daging harus segera disimpan di lemari es setelah dicuci.

4. Panaskan Kembali Makanan Siap Saji

panaskan-makanan-siap-saji

Panaskan kembali makanan siap saji sampai sangat panas untuk membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Karena, bakteri sangat berbahaya bagi Mommy dan juga bayi dalam kandungan. Makanan yang sudah matang bisa dimasukkan ke dalam kulkas dan jangan menyimpannya lebih dari 2 hari.

5. Pisahkan Makanan Mentah dan Matang

Berhati-hatilah terhadap makanan mentah dan matang. Pisahkan juga daging yang mentah dengan yang matang atau sayuran yang mentah dengan sayuran yang matang. Terkadang, tanpa kita ketahui suami atau anak kita memasukkan kue atau minuman terbuka pada lemari es. Padahal di sana ada bahan-bahan mentah yang bisa membawa virus pada makanan yang siap makan.

6. Gunakan Piring Berbeda

piring

Jangan menaruh makanan yang sudah matang dalam piring atau mangkok yang baru saja digunakan untuk daging mentah. Gunakanlah piring yang bebeda dan kering.

7. Hati-hati Makanan dalam Kaleng

Mungkin, Mommy sering membeli makanan dalam bentuk kaleng. Jangan lupa untuk mengecek segel keamanan dan jangan biarkan makanan dalam kaleng terlalu lama dalam keadaan terbuka.

8. Mencuci Peralatan Masak

mencuci-alat-masak

Cuci peralatan masak dengan sabun setelah digunakan untuk menaruh daging mentah. Jadi, Mommy harus senantiasa menjaga kebersihan peralatan masak. Talenan yang sering kita gunakan untuk memotong sayur dan bumbu masak, ternyata mengandung banyak bakteri. Jadi, Mommy harus mencuci setiap selesai menggunakannya. Ganti celemek setiap hari atau mencucinya sehabis memasak. Sehingga, setelah kering Mommy bisa menggunakannya kembali saat memasak.

9. Mencuci Telur

Saat kita membeli telur dari supermarket atau dari pasar, telur yang dibiarkan dalam ruang terbuka juga rentan terhadap bakteri. Apalagi, ada telur yang kulitnya masih ada sisa-sisa kotoran yang menempel. Sebelum menyimpannya dalam kulkas, Mommy wajib mencuci telur dengan bersih. Agar saat disimpan dalam kulkas tidak menyebarkan bakteri pada makanan yang lain.

10. Simpan Bumbu Dapur dengan Baik

Biasanya Mommy senang menyimpan bumbu dapur seperti bawang merah dan bawah putih dalam bentuk sudah dikupas dan dicuci bersih di dalam kulkas agar mudah saat memasak. Ini keliru ya, Mom. Karena, bawang merah dan bawang putih harus ditaruh pada ruang terbuka. Jika menaruhnya dalam kulkas, maka akan cepat membusuk.

11. Bersihkan Bunga Es pada Freezer

Cara membersihkan bunga es pada freezer adalah dengan meng-off kan suhu pada kulkas. Biarkan beberapa saat, agar bunga es mencair untuk selanjutnya dibersihkan. Jangan membersikhkan bunga es dengan pisau atau benda padat lainnya, karena akan merusak kulkas. Rutin membersihkan bunga es pada kulkas akan mempercepat proses pembekuan saat Momy membuat es batu.

Demikian tadi kewajiban dapur yang harus Mommy lakukan di rumah demi menjaga kesehatan keluarga. Semoga Bermanfaat ya, Mom.