Kotor Itu Tidak Selalu Buruk Moms

Posted on

Beberapa hal kotor yang dilakukan anak terkadang bisa menjadi baik untuk kesehatan mereka. Para orang tua dan pengasuh saat ini terkadang tidak menginginkan anak mereka untuk melakukan hal yang kotor karena mereka akan berpikir bahwa itu akan menyebabkan anak menjadi sakit.

Kotor Itu Tidak Selalu Buruk Moms

Selama jutaan tahun, anak-anak dibesarkan dengan di paparan konstan oleh mikroba disekitar mereka. Coba perhatikan perilaku normal anak bayi : mereka terus meletakkan tangan mereka, kaki atau benda apapun kedalam mulut mereka. Anak-anak yang lebih tua nantinya akan suka menggali tanah, mengambil cacing, berguling di tanah atau bahkan menangkap katak atau ikan dikolam. Perilaku alami ini kemungkinan dirancang untuk menemukan lebih banyak mikroba yang nantinya akan melatih sistem kekebalan tubuh mereka.

Namun selama ini kita sudah menjauhkan anak-anak dari hal kotor seperti itu. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ini adalah hal yang merugikan bagi kesehatan anak kita dan ada hubungan langsung antara kurang beragamnya mikroba dalam “usus” anak untuk kondisi kronis potensial seperti asma, alergi, obesitas, diabetes dan bahkan perkembangan otak yang sehat.

Sebagaian ilmuwan telah mempelajari mikroba yang menyebabkan penyakit selama bertahun-tahun, dan mereka mengerti betapa pentingnya bagi anak-anak utuk terpapar beragam bakteri. Tapi sebagai orang tua, mengetahui semua yang kita tahu tetaplah tidak mudah untuk membiarkan anak kita terpapar mikroba. Namun, berikut adalah beberapa kebiasaan yang kita dapat terapkan dalam mendorong anak-anak dan menjadikan ususnya lebih baik :

1. Kotor Yang Berasal Dari Alam

child-play-dirty-2

 

Izinkanlah anak anda untuk menyentuh apapun yang mereka inginkan seperti lumpur, pohon, tanaman, ataupun serangga saat anda dan anak ada sedang berada di taman. Jika anak anda memasukkan kotoran tersebut kedalam mulut mereka, orang tua jangan panik berlebihan karena anak nanti pasti akan langsung menyadari bahwa kotoran itu tidaklah memiliki rasa yang enak yang pada akhirnya mereka tidak akan mengulanginya lagi karena mereka sudah mengetahui rasanya seperti apa.

2. Membiarkan Anjing atau Kucing Menjilat Mereka

child-and-cat

Namun sebelumnya, orang tua harus memastikan dulu bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing yang ada dirumah dalam keadaan sehat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dengan membiarkan anjing atau kucing menjilati anak anda akan menurunkan resiko alergi dan asma dan memberikan manfaat tambahan memberikan persahabatan dan mengajarkan anak anda untuk merasa nyaman di sekitar hewan.

3. Menghindari Sanitizer Saat Bermain Outdoor

sanitizer

Janganlah bertindak untuk selalu membersihkan diri anak anda apalagi ketika mereka sedang bermain diluar ruangan. Biarkanlah mereka dengan diri mereka yang kotor saat sedang bermain diluar ruangan. Namun ketika mereka akan makan, bawalah mereka kekamar mandi untuk membersihkan diri mereka.

Dengan mengetahui hal ini, para orang tua tidak perlu khawatir yang berlebihan jika mengetahui anaknya bermain “kotor”. Karena tidak semua hal yang kotor itu buruk.