Mendisiplinkan Anak Sejak Dini, Ini Tips nya Moms!

Posted on

Membuat anak disiplin itu memang sulit, namun bukan berarti para orang tua tidak bisa mengajarkan kedisiplinan kepada anak sejak dini. Selaku orang tua, kita harus mengetahui benar cara mendisiplinkan anak dengan cara yang seharusnya tidak membuat si anak menjadi takut kepada orang tuanya. Sangatlah penting mengajarkan kedisiplinan kepada anak sedari dini supaya setelah beranjak dewasa, anak kita sudah terbiasa menjadi sosok yang disiplin.

Mendisiplinkan Anak Sejak Dini, Berikut Tips nya Moms!

Disiplin Tips Ke-1 : Hadiah / Reward Untuk Berperilaku Baik

Orang tua lebih sering memberikan hukuman kepada anak dan cenderung mengabaikan perilaku baik sang anak. Kita sebagai orang tua harus lebih menghargai perilaku baik anak kita, walaupun perilaku baik untuk hal sekecil apapun.

Namun,ini bukan berarti orang tua harus memberikan setumpuk mainan setiap kali anak membantu orang tua. Orang tua bisa memberikan pujian manis seperti “Wah, kamu melakukan pekerjaan yang baik” ketika anak kita membersihkan kamarnya sendiri tanpa harus disuruh. Dan ketika anak kita melakukan hal besar, kita sebagai orang tua bisa saja memberikan reward berupa hadiah agar si anak merasa bahwa ia benar-benar melakukan hal yang sangat baik.

Disiplin Tips Ke-2 : Konsisten

Jika para orang tua menginginkan anaknya menjadi lebih disiplin, maka orang tua harus konsisten mengenai aturan yang sudah ditentukan. Misalnya, ketika anak sedang memiliki waktu luang, mereka boleh saja bermain dengan mainannya, namun disisi lain anak harus membantu orang tua dahulu sebelum mendapatkan mainannya. Orang tua bisa memberikan anak pekerjaan yang ringan. Cobalah untuk tidak merasa kasihan dan terlalu lemah kepada anak. Tegas namun tidak menimbulkan rasa takut kepada anak. Berusahalah tetap menjadi konsisten walaupun didepan publik, agar si anak menjadi terbiasa menjadi konsisten dimana pun si anak berada.

Baca Juga:  Manfaat Permainan Edukatif Bagi Si Kecil

Disiplin Tips Ke-3 : Hormati Anak Anda

Ingatlah, bahwa anak andapun adalah manusia, walaupun usia mereka jauh lebih muda atau stressnya anda menghadapi kelakuan anak anda. Jika orang tua ingin dihormati otoritasnya oleh sang anak, maka para orang tua harus menghormati dan menerima bahwa sang anak adalah manusia biasa yang tidak sempurna dan masih membutuhkan cinta dan perhatian dari orang tuanya. Ketika sang anak melakukan perilaku buruk, janganlah langsung membentak, memarahinya ataupun berteriak. Para orang tua mulailah berusaha untuk menenangkan diri terlebih dahulu sebelum memberikan nasihat kepada sang anak tentang perilaku buruknya tersebut. Janganlah memberikan nama panggilan yang buruk kepada sang anak misalnya “Kamu anak bodoh” atau sebagainya. Karena itu akan membuatnya merasa lebih buruk lagi dan hatinya akan sakit ketika sang orang tua memanggilnya dengan sebutan yang buruk. Berikanlah nama panggilan yang baik kepada sang anak. Dan ketika para orang tua melakukan kesalahan kepada sang anak, janganlah sungkan dan ragu untuk meminta maaf kepada sang anak, karena nantinya sang anak pun akan melakukan hal yang sama kepada orang tuanya. Anak akan jadi terbisa meminta maaf kepada orang tuanya ketika ia melakukan kesalahan, walaupun itu adalah kesalahan kecil.

Disiplin Tips Ke-4 : Ajarkan Konsekuensi Pada Anak

Ajarkan Konsekuensi Pada Anak

Mengajarkan anak mengenai konsekuensi terhadap perilaku buruknya adalah hal yang baik. Ketika sang anak melakukan perilaku buruk, sebagai orang tua kita sebaiknya memberikannya penjelasan mengenai konsekuensi dari perilaku buruknya tersebut, Misalnya, ketika sang anak merusak mainannya dan dia merasa marah dan kesal karena mainannya rusak, para orang tua sebaiknya memberikan penjelasan dengen lembut mengenai perilaku buruknya tersebut. Jelaskanlah bahwa mainan itu harus di rawat dan di jaga agar tidak cepat rusak. Berikanlah konsekuensi bahwa ia tidak bisa langsung memiliki mainan baru karena mainannya itu baru saja rusak. Nantinya sang anak akan menjadi lebih berhati-hati dalam menjaga mainannya karena tidak mudah memiliki mainan baru lagi.

Baca Juga:  Cara Bijak atasi Anak yang Sulit Makan

Disiplin Tips Ke-5 : Berwibawa, Tidak Otoriter

Orang tua otoritatif adalah orang tua yang mempunyai peraturan dan konsekuensi yang jelas namun masih menyayangi anaknya. Orang tua yang otoritatif ini masih memberikan ruang yang fleksibel bagi sang anak untuk membahas dan memberikannya solusi tentang masalahnya. Sedangkan orang tua yang otoriter adalah orang tua yang peraturan dan konsekuensinya jelas namun tidak memberikan kasih sayang kepada anaknya, Orang tua otoriter juga tidak memberikan penjelasan dibalik perilakunya tersebut kepada sang anak. Hal inilah yang membuat si anak merasa tidak dicintai oleh orang tuanya dan anak jadi tidak memahami sang orang tuanya. Para orang tua juga sebaiknya menghindari menjadi orang tua yang permisif. Orang tua yang akan membiarkan anak melakukan apapun yang mereka inginkan karena orang tua tersebut merasak sangat menyayangi dan merasa kasihan kepada sang anak untuk mengatakan tidak kepada mereka. Orang tua permisif ini akan menimbulkan efek negatif pada anak terutama ketika anak itu menjadi dewasa. Mereka nantinya akan berpikir bahwa ia akan selalu bisa mendapatkan apapun yang diinginkannya.

Nah itu Moms tips mendisiplinkan Anak sejak dini! Silahkan dishare jika menurut mommy bermanfaat.