Mengapa Bayi Sering Gumoh dan Berbahayakah?

Posted on

Bayi Mommy sering mengalami gumoh? Tidak perlu khawatir, Moms. Gumoh memang sering terjadi pada bayi hingga usianya menginjak 12 bulan. Gumoh yaitu keluarnya cairan putih dari mulut bayi dan biasanya terjadi setelah bayi minum ASI.

bayi-minum-asi            Hal-hal yang menyebabkan bayi gumoh adalah belum sempurnanya klep lambung pada bayi atau tersedak saat minum ASI. Sehingga, saat bayi minum ASI yang melebihi kapasitas lambungnya ia akan mengeluarkan carian dari mulutnya. Selain itu, gumoh bisa terjadi karena posisi yang salah saat bayi minum ASI yang mengakibatkan susu keluar dari mulut.

Apakah gumoh berbahaya bagi buah hati? Kita perlu menganalisisnya ya, Moms. Gumoh memang sering terjadi pada anak. Normalnya, gumoh yang dialami oleh bayi 1-4 kali sehari. Jika tidak diikuti dengan gejala seperti rewel, susah makan, dan minum, maka gumoh yang terjadi pada bayi masih tergolong wajar. Gumoh akan berbahaya jika menutupi hidung dan saluran pernapasan anak. Sehingga, Mommy harus memperhatikan bayi Mommy setelah memberinya ASI.

Berikut hal-hal yang harus Mommy lakukan agar gumoh yang terjadi pada bayi tidak berbahaya:

  1. Posisi menyusui bayi yaitu 45 derajat antara badan, punggung, dan tempat tidur bayi pada posisi telentang. Posisi ini bisa membantu mengurangi aliran balik susu dari lambung ke kerongkongan.
  2. Sediakan saputangan di dekat Mommy saat menyusui bayi.
  3. Sendawakan bayi setelah selesai mimum. sendawakan-bayiMommy bisa menidurkannya dengan posisi telentang dengan memberikan bantalan atau kain di punggungnya dan biarkan beberapa saat. Selain itu, juga bisa dengan menggendongnya dengan posisi 45 derajat.
  4. Jangan mengangkat bayi dari tidurnya secara langsung saat gumoh. Seringkali Mommy panik dan mengangkat bayi dari tidurnya. Ternyata, tindakan ini berbahaya, Moms. Gumoh bisa turun lagi dan masuk ke paru-paru.
  5. Jika bayi Mommy mengeluarkan gumoh dari hidung, biarkan saja. Jangan panik dan segera bersihkan dengan kain atau saputangan. Hal ini lebih baik daripada cairah yang keluar kembali dihirup dan masuk ke paru-paru. Karena, hal itu bisa menyebabkan radang atau infeksi.
  6. Gumoh yang sering terjadi pada bayi bisa menyebabkan ia mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, berilah ia minum sedikit demi sedikit.
  7. Jika Mommy memberi bayi susu formula, buatlah susu yang lebih kental. Lalu, minumkan seperti biasa. Bayi Minum Susu
  8. Pompalah ASI setelah Mommy sampai di rumah setelah bekerja. Karena, saat Mommy lama tidak memberinya ASI selama ditinggal bekerja produksi ASI akan meningkat. Saat bayi minum ASI, susu akan banyak menetes yang menyebabkan bayi sulit mengatur isapannya.
  9. Jika bayi tersedak, hentikan dulu pemberian ASI. Angkat bayi Mommy dan sendawakan.Demikian tadi hal-hal yang harus Mommy lakukan agar gumoh yang terjadi pada anak tidak berbahaya. Jangan panik dan khawatir, Moms. Karena Mommy sudah tahu tindakan tepat yang harus dilakukan saat anak Mommy mengalami gumoh. Semoga bermanfaat ya, Moms.