Persiapan untuk Bayi sebelum Mommy Kembali Bekerja

Posted on

Kita banyak menjumpai para ibu rumah tangga yang bekerja baik untuk membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga ataupun keinginan pribadi. Ingatlah Moms, apapun alasan bekerja di luar rumah tetap saja Mommy akan meninggalkan anak di rumah.

wanita-karir            Pikirkanlah siapa yang akan menjaga, merawat, dan mendidik anak setelah habis masa cuti melahirkan. Tentunya, Mommy ingin tenang saat bekerja dan anak pun aman di rumah serta mendapatkan pengasuhan yang baik untuk tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, Mommy perlu membicarakannya bersama suami dan juga keluarga dekat.

Berikut hal-hal yang perlu Mommy persiapkan saat Mommy kembali bekerja, yaitu:

Tentukan Siapa yang Merawat Bayi Mommy

pengasuh-bayiTentukanlah siapa yang akan merawat bayi Mommy sebelum mulai masuk kerja. Seperti nenek, kakek, anggota keluarga, baby sitter, pembantu, atau menitipkannya di Tempat Penitipan Anak (TPA). Jika Mommy lebih memilih menitipkan anak di Tempat Penitipan Anak (TPA), ketahuilah Tips Mudah Memilih Tempat Penitipan Anak (TPA).

Berlatih Memerah ASI

asi-dan-alat-perah-asiMommy harus berlatih bagaimana memerah ASI untuk persediaan di rumah. Hal ini sangat membantu anak untuk tetap mendapatkan ASI meskipun ditinggal bekerja. Karena, ASI memiliki keunggulan yaitu kandungan gizi di dalamnya yang sagat baik untuk anak.

ASI yang diperah dan dibekukan dapat bertahan antara 1- 6 bulan di lemari es dan bergantung juga dengan jenis lemari es-nya. Tidak ada alasan untuk tidak memberikan ASI ya, Moms!

Susuilah Bayi sebelum Bekerja

memberi-asiSusuilah bayi Mommy sebelum berangkat bekerja dan sore hari usai Mommy pulang bekerja. Kemudian, pemberian ASI dilanjutkan pada malam hari. Selain itu, Mommy juga harus melatih pengasuh bayi di rumah agar terampil memberikan ASI yang sudah Mommy perah dengan cangkir.

Memerah ASI saat Jam Istirahat di Kantor

Selama Mommy di kantor, usahakan memerah ASI setiap 3 – 4 jam dan disimpan di lemari es kemudian berilah label yang berisi tanggal dan jam ASI diperah. ASI tersebut dapat bertahan selama 2 x 24 jam dan bisa diberikan keesokan hariya saat bayi ditinggal. ASI yang diperah lebih awal diberikan terlebih dahulu.

Alangkah baiknya kalau sebuah kantor di desain atau menyediakan ruang khusus karyawan perempuan agar bisa memerah ASI meskipun bekerja. Sehingga, hal ini akan menimbulkan kenyamanan dan ketenangan saat ia bekerja.

Cairkan ASI yang Dibekukan

Apabila ASI yang Mommy perah kemarin tidak mencukupi kebutuhan bayi Mommy saat ditinggal, Mommy dapat menggunakan ASI yang sudah dibekukan. Akan tetapi, taruhlah ASI beku ke dalam lemari es pendingin terlebih dahulu agar ASI beku menjadi cair. ASI tersebut harus digunakan dalam waktu 24 jam.

Menghangatkan ASI yang dibekukan

penyimpan-asi-perahASI yang sudah dibekukan ke dalam lemari es harus dihangatkan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada bayi Mommy. Yaitu dengan cara merendamnya ke dalam air hangat. ASI yang sudah dihangatkan tidak boleh dikembalikan ke dalam lemari es. Jadi, hangatkanlah sejumlah ASI yang dibutuhkan oleh bayi Mommy. Sampaikanlah hal ini kepada pengasuh anak di rumah agar ia tidak salah dalam merawat anak Mommy.

Berikut tadi hal-hal yang perlu Mommy persiapkan sebelum masuk kerja. Persiapan yang Mommy lakukan ini akan membuat Mommy tenang saat bekerja dan anak pun tetap mendapat asupan ASI yang memang sangat baik untuk bayi karena kandungan gizi di dalamnya. Semoga bermanfaat ya, Moms!