Siapa Pelopor Pencegahan Penyakit dengan Vaksinasi dan Apa Manfaatnya?

Posted on

Pemeriksaan bayi setelah dibawa pulang dari rumah sakit sangatlah penting. Karena, bayi memerlukan pemeriksaan untuk memantau perkembangannya. Sejak bayi berumur kira-kira 10 hari, sebaiknya diperiksakan di rumah sakit, puskesmas, atau posyandu. Pada bulan pertama diperiksakan seminggu sekali. Setelah agak besar, pemeriksaan dilakukan dua minggu sekali, dan satu bulan sekali.

Jaga Kekebalan Tubuh Bayi

Pemeriksaan dilakukan bukan karena bayi sakit. Melainkan untuk memantau perkembangan bayi. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan panjang dan berat pada bayi. Jika sudah agak besar, dilakukan pemeriksaan tinggi dan berat badan. Melalui pemeriksaan ini akan diketahui apakah berat badannya sudah sesuai dengan umurnya atau ada indikasi terkena suatu penyakit. Sehingga, bisa ditindaklajuti.

Selain pemeriksaan ada satu lagi yaitu imunisasi. Menurut Indiarti (2015: 171) imunisasi adalah usaha untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit inveksi pada bayi, anak, dan juga orang dewasa.

Louis Pasteur

(Diambil dari Ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Modern untuk Anak)

louis-pasteurPada pertengahan tahun 1800-an Louis Pasteur melakukan suatu penelitian ketika para dokter belum memiliki gambaran jelas bagaimana suatu penyakit, cara penularannya, dan cara mencegahnya. Louis Pasteur melakukan eksperimen menggunakan mikroba. Berdasarkan eksperimennya ditemukan bahwa mikroba dapat berpindah pada manusia dan hewan melalui air, makanan, dan udara.

Louis Pasteur yakin mikroba merupakan penyebab suatu penyakit dan dapat dikendalikan. Akhirnya, ditemukanlah suatu teknik yang disebut pemvaksinan. Melalui pemvaksinan akan membantu manusia dan hewan memiliki daya tahan tubuh terhadap suatu mikroba dan memberikan perlindungan dari serangan penyakit yang diakibatkan oleh mikroba tersebut.

Oke, Moms. Louis Pasteur adalah pelopor pencegahan penyakit dengan cara vaksinasi. Lalu, apa manfaatnya untuk bayi atau anak Mommy? Imunisasi akan menjaga bayi dan anak dari beberapa penyakit sesuai dengan jenis vaksinasi yang diberikan. Beberapa penyakit tersebut adalah poliomyelitis, difteri, dan lain-lain. Banyak orang tua yang menganggap pemberian vaksin tidak perlu, karena penyakit tersebut sudah jarang terjadi. Hal itu tidaklah benar.

Pola hidup yang tidak sehat karena kebiasaan atau karena tidak tahu bisa menyebabkan timbulnya suatu penyakit akibat perpindahan mikroba melalui air, makanan, dan udara. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati, Moms?

Jenis Vaksinasi

Jenis vaksin ada dua yaitu vaksinasi wajib dan vaksinasi anjuran.

  1. Vaksinasi wajib diberikan pada seluruh bayi dan anak di Indonesia sesuai dengan anjuran pemerintah.
  2. Vaksinasi anjuran adalah vaksinasi yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Sebaiknya ini juga diberikan pada bayi dan anak.

Vaksinasi wajib diberikan secara gratis oleh pemerintah dan dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, atau Rumah Sakit Pemerintah. Sedangkan vaksinasi anjuran dapat diperoleh di Rumah sakit, klinik, atau tempat praktek dokter, Moms.

vaksinasi

Pemberian vaksinasi bisa dikonsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan, Moms. Karena, ada vaksin yang diberikan di tempat lahir pada saat bayi dibawa pulang yaitu polio 1, BCG, dan Hepatitis B. Biasanya, Mommy akan mendapat buku perkembangan anak dari Posyandu dan ada jadwal untuk pemberian vaksin. Sehingga, Mommy bisa mengecek vaksin apa yang harus diberikan, kapan, dan vaksin apa yang sudah diberikan. Jadi, Sering-seringlah konsultasi dengan tenaga kesehatan saat melakukan imunisasi.

Berikut daftar nama penyakit dan nama vaksin pencegahnya:

Wajib

  1. Hepatitis B = Hepatitis B
  2. TBC = BCG
  3. Difteri = DPT
  4. Pertusis (Batuk Seratus Hari atau Batuk Rejan) = DPT
  5. Tetanus = DPT
  6. Poliomielitis = Polio
  7. Campak = Campak

Anjuran

  1. Mumps/ Pondongan = MMR
  2. Rubella (Campak Jerman) = MMR
  3. Hib (Haemophilus influenzae tipe b) = HIB
  4. Hepatitis A = Hepatitis A
  5. Demam Tifoid = Thypim
  6. Cacar Air = Varicella

Itu tadi penjelasan terkait vaksinasi, manfaat, dan jenis-jenis vaksinasi. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Sumber:

  1. Sutanto dan Sudono, Agus. 2012. Ensiklopedi Ilmu Pengetahuan Modern untuk Anak. Yogyakarta: New Orchid.
  2. Indiarti, M.T. 2015. Panduan Terbaik A-Z Kehamilan, Persalinan, dan Perawatan Bayi. Yogyakarta: Indoliterasi.