Tindakan Tepat saat Anak Mommy Cacingan

Posted on

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya. Tidak ada orang tua yang menginginkan buah hatinya sakit. Sehinggga, ketika anak sedang sakit kerap kali kedua orang tuanya panik dan tidak tahu apa yang harus mereka perbuat.

cacingan-pada-anakCacingan seringkali terjadi pada anak-anak. Cacingan adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh adanya cacing parasit dalam tubuh. Cacingan pada anak mudah menular, Moms. Cacingan dapat menular melalui makanan dan minuman. Karena, telur cacing dapat terbang akibat terbawa angin. Anak juga bisa terkena cacingan karena bermain di tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya cacing seperti tanah berlumpur dan lembab.

Mommy tidak perlu panik saat anak Mommy mengalami cacingan. Kepanikan Mommy bisa diatasi jika Mommy memiliki pengetahuan terkait tindakan apa yang harus Mommy lakukan. Berikut hal-hal yang terkait dengan penyakit cacingan agar Mommy tidak panik dan dapat melakukan tindakan yang tepat saat anak terkena cacingan.

Kenali Jenis Cacing Parasit Penyebab Cacingan

Cacing parasit yang dapat menyebabkan cacingan pada anak adalah cacing kremi, cacing pita, dan cacing gelang. Berikut penjelasannya ya, Moms:

  • Cacing kremi sering kali menginfeksi anak-anak. Cacing ini akan berkembangbiak di saluran cerna atau usus dan dapat mencuri nutrisi pada anak. Anak yang terinfeksi cacing kremi akan merasa gatal di bagian duburnya.
  • Cacing pita terdapat pada daging. Sehingga, saat memasak daging pastikanlah bahwa daging benar-benar telah matang dengan sempurna. Karena, daging setengah matang sangat berisiko tertular cacing pita. Cacing pita dapat menginfeksi organ otot, jantung, kulit, dan mata anak.
  • Cacing gelang mirip dengan cacing tanah. Akan tetapi habitat hidupnya di saluran cerna dan bisa menyebar ke organ tubuh yang lain.

Kenali Gejala Cacingan pada Anak

tidak-nafsu-makan            Anak yang terkena cacing kremi cenderung memiliki keinginan untuk menggaruk bagian duburnya. Gejala lain cacingan yaitu, hilangnya nafsu makan, nyeri perut, anemia, perut buncit, badan kurus, sembelit, dan batuk yang tidak kunjung sembuh-sembuh.

Penanganan Cacingan

minum-obat            Tindakan penanganan cacingan yang bisa Mommy lakukan antara lain:

  • Memberi obat cacing dengan dosis yang tepat.
  • Biasakan makan secara teratur untuk mengembalikan nafsu makan anak.
  • Bujuk anak untuk makan dengan kelembutan dan kasih sayang. Jangan membujuk anak makan dengan menggunakan kekerasan.
  • Variasikan makanan anak dan sajikan dengan menarik. Bertanyalah pada anak makanan apa yang dinginkan selama baik untuk kesehatannya.

Cara Mencegah Cacingan

Ada beberapa cara yang bisa Mommy lakukan untuk mencegah penyakit cacingan pada anak, yaitu:

  • Berikan obat cacing setiap 6 bulan sekali pada anak.
  • Jagalah kebersihan lingkungan.
  • Bersihkan permainnya dari kotoran sehabis bermain dan pastikan anak mandi dengan bersih usai bermain di tempat-tempat yang lembab dan berlumpur.
  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan.
  • Sebisa mungkin hindarkan anak dari tempat-tempat bermain yang berlumpur dan lembab. Mommy bisa memberikannya malam (plastisin) sebagai pengganti tanah liat agar ia bisa bermain di dalam rumah. Sehingga, Mommy bisa tetap mengawasinya.

Itu tadi hal-hal yang harus Mommy tahu seputar cacingan pada anak. Sehingga, Mommy dapat melakukan penanganan dan pencegahan agar anak tidak terkena cacingan. Tindakan yang tepat akan sangat bermanfaat bagi kesehatan anak. Semoga bermanfaat ya, Moms.