Tips Hemat Menggunakan Lampu di Rumah Mommy

Posted on

Mommy sebagai  pemegang kendali keuangan di keluarga harus pandai-pandai mengatur keuangan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan dari hasil kerja Mommy atau hasil kerja suami.

lampu-di-rumah Tidak perlu menekan pengeluaran sehingga membuat Mommy stres. Mommy hanya perlu kepiawaian dan konsisten menerapkannya. Tidak lupa Mommy memberitahukan kepada anggota keluarga yang lain.

Berikut tips hemat menggunakan lampu di rumah:

Padamkan Lampu jika sudah tidak Dipakai

Padamkan lampu jika sudah tidak dipakai seperti mematikannya usai belajar, memadamkan lampu di kamar saat tidur, mematikan lampu kamar mandi dan dapur jika sudah tidak digunakan lagi. Biasakan hal ini kepada anggota keluarga yang lain.

Padamkan Lampu di Siang Hari

jendelaSaat membuat rumah pasanglah beberapa jendela dibagian rumah agar saat siang hari cahaya dari luar bisa masuk ke dalam. Jika rumah Mommy tidak memiliki jendela yang cukup banyak bisa menggunakan genting yang terbuat dari kaca untuk beberapa ruangan sehingga cahaya dari luar bisa masuk pada siang hari.

Pilih Lampu yang Hemat Energi

Lampu tersebut cukup efektif untuk mengkonversi energi listrik menjadi energi cahaya. Selain itu, juga memberikan pencahayaan yang lebih terang daripada lampu pijar/bohlam. Kemudian, aturlah tata letak perabotan agar tidak menghalangi cahaya lampu dalam ruangan seperti lemari atau bufet yang tinggi.

Mengurangi Penerangan yang Berlebihan

Besar daya lampu yang digunakan harus disesuaikan dengan besarnya ruangan dan fungsi ruangan tersebut. Seperti ruang baca, ruang tengah, dan ruang tamu memerlukan daya lampu yang lebih besar daripada kamar tidur.

Ruang tengah yang digunakan untuk menonton televisi diperlukan lampu yang terang untuk mengimbangi cahaya dan radiasi dari layar televisi dan mengurangi gangguang kesehatan mata.

Baca Juga:  Abadikan Moment Kehamilan dengan Foto Maternity

Memilih Warna Terang untuk Cat Dinding

warna-cat-dindingWarna cat dinding yang terang akan memberikan pencahayaan yang optimal. Kemudian lakukan pengecatan pada dinding yang terlihat kusam maksimal 3 tahun sekali.

Nyalakan Lampu Taman atau Teras jika sudah Gelap

lampu-tamanNyalakan lampu taman, lampu di dekat jalan atau teras depan rumah saat hari benar-benar mulai gelap. Kemudian, matikanlah kembali jika hari sudah mulai terang kembali.

Membersihkan Bola Lampu secara Periodik

Bersihkan bola lampu atau tabung lampu hingga bersih agar tidak mengurangi intensitas cahaya yang dipancarkan. Karena, debu yang terlalu tebal dan tidak dibersihkan secara periodik akan mengurangi intensitas cahayanya.

Mengganti Lampu yang Mulai Redup

mengganti-lampu-yang-redupGantilah lampu di rumah jika cahayanya mulai redup untuk efisiensi energi. Karena, daya listrik yang digunakan untuk menyalakan lampu yang baru dengan lampu yang sudah mulai redup adalah sama. Selain itu, membaca di tempat yang redup akan sangat mengganggu saat kita membaca dan yang terpenting akan berdampak pada kesehatan mata.

Demikian tadi tips hemat menggunakan lampu di rumah Mommy. Sangat mudah bukan? Mommy dan anggota keluarga hanya perlu membiasakan tips-tips tersebut di rumah dan saling mengingatkan sesama anggota keluarga. Hemat bukan berarti menekan kuat pengeluaran rumah tangga namun hal itu bisa dilakukan dengan tindakan-tindakan yang bijak dalam penggunaannya.

Semoga bermanfaat ya, Moms!