Tips Mempererat Hubungan Ayah dan Anak

Posted on

Peran ayah sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Umumnya, seorang anak lebih dekat dengan ibunya. Karena, sejak ia berada dalam kandungan hingga ia lahir ke dunia banyak berinteraksi dengan ibunya. ASI (Air Susu Ibu) eksklusif dari ibu kepada anak akan menciptakan rasa kasih sayang antara ibu dan anak.

hubungan-anak-dan-ayah

Kita tahu bahwa seorang suami atau ayah memiliki tanggung jawab memberikan nafkah pada keluarganya. Sehingga, seorang ayah lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah untuk bekerja. Jika seorang ayah tidak bisa memanfaatkan waktunya dengan baik maka ia akan kehilangan kesempatan atau waktu berharga bersama buah hatinya.

Berikut tips untuk mempererat hubungan ayah dan anak agar ada ikatan emosional antara anak dan ayah sehingga ia tumbuh menjadi sosok dewasa.

Persiapan sejak Istri Hamil

istri-dan-suami

Ketika Anda mengetahui bahwa istri sedang hamil, maka saat itu Anda akan merasa bahagia. Keinginan istri yang bermacam-macam pun berusaha Anda penuhi. Saat istri hamil, manfaatkan waktu Anda bersama istri seperti mengantar memeriksakan kehamilan ke dokter, menciptakan kondisi yang menyenangkan agar ia tidak stres, dan menungguinya saat melahirkan. Hal ini akan menambah kasih sayang Anda kepada istri dan anak.

Ikut Merawat Bayi

Moms, berikanlah kesempatan pada suami Mommy untuk ikut merawat bayi kalian. Mommy bisa membantu suami untuk menyiapkan pakaian atau peralatan bayi saat memandikan si kecil, menyuapi makan, menggendongnya, dan mengganti popok si kecil.

Saat-saat indah ini akan membuat si kecil merasakan kehadiran sosok ayahnya, mengenal suara, wajahnya, dan sentuhan tangannya. Dukung dan berilah masukan suami Mommy dan ajarkan bagaimana merawat buah hati kalian. Suami Mommy akan senang dan rasa percaya dirinya pun akan bertambah.

Baca Juga:  Arti Tangisan Bayi yang Harus Moms Ketahui!

Bermain Bersama

Shot of a father and son having fun playing video games at home

Ajaklah bermain si kecil dengan mengajaknya berinteraksi atau mengajaknya berbicara. Saat ia belajar merangkak dan belajar berjalan latihlah dan manfaatkan waktu berharga ini. Setelah ia beranjak besar ciptakan waktu bersama seperti bermain di luar, membaca buku, dan membuat mainan bersama-sama. Pilihlah permainan yang sesuai dengan perkembangan anak.

Terlibat dengan Kehidupan Sosial Anak

Tidak hanya ayah yang harus terlibat dalam kehidupan sosial anak. Mommy pun juga harus mengenal dunia sosial anak. Seperti siapa teman mereka, orang tua mereka, alamat rumah mereka, aktivitas apa saja yang mereka lakukan bersama teman-temannya, dan lain-lain. Kondisi ini terjadi saat anak Anda memasuki dunia sekolah. Penting untuk mengetahui dengan siapa Anak Mommy berteman. Karena, teman akan memberikan dampak terhadap perilaku dan kebiasaan anak Mommy.

Jalin Komunikasi yang Baik dengan Anak

komunikasi-dengan-anak

Jalinlah komunikasi yang baik dengan anak. Meskipun seorang ayah harus berjauhan dengan anak karena tuntutan pekerjaan, hendaknya tetap menjalin komunikasi yang baik dan intens. Hal ini bisa dilakukan dengan meneleponnya atau chatting lewat internet. Tunjukkan perhatian dan kasih sayang Anda seperti mendengarkan cerita mereka dan saling terbuka dalam komunikasi.

Penuhi Kebutuhannya

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Seorang ayah berjuang dan bekerja keras demi memenuhi kebutuhan anaknya. Penuhilah kebutuhan mereka sesuai dengan usianya. Saat ia masih bayi, balita, dan beranjak dewasa. Hati-hati dalam memenuhi setiap keinginan anak. Karena tidak semua keinginannya harus dipenuhi. Adakalanya anak menginginkah sesuatu yang belum saatnya untuk kita berikan.

Demikian tadi tips untuk mempererat hubungan ayah dan anak. Melalui interaksinya dengan ayah anak akan tumbuh menjadi sosok dewasa, bertanggung jawab, dan pekerja keras. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Baca Juga:  Bagaimana Menyikapi Kesalahan Anak, Moms?