Tips Mudah Merawat Jilbab dan Pakaian

Posted on

Sekarang jilbab mengalami perkembangan yang begitu pesat, banyak yang memakainya, dan banyak pula orang-orang yang memproduksinya. Alhamdulillah ya, Moms. Semakin dimudahkan untuk berhijab.

Wirausahawan jilbab dan busana muslim terus mengembangkan produknya mulai dari perkembangan warna, corak, bahan, dan model. Hal ini membuat Mommy memiliki banyak koleksi jilbab di rumah dengan berbagai bahan. Apakah Mommy pernah kesulitan dalam merawatnya? Berikut aritkelnya moms!

Tips Mudah Merawat Jilbab dan Pakaian

Perhatikan Jenis Bahan Jilbab

Perhatikan bahan jilbab atau kerudung yang Mommy beli. Kerudung yang berbahan katun  biasanya mudah menyerap keringat dan harganya tinggi. Kelemahan dari bahan katun ini adalah cepat kusut jika tidak disetrika langsung sebelum digunakan. Kerudung yang berbahan nylon harganya sedikit murah, agak panas dipakai dan tidak cepat kusut.

Sesuaikan Bahan dan Warnanya dengan Acara

Saat Mommy menghadiri suatu acara perhatikan warna dan bahan jilbab yang dikenakan. Acara di malam hari dan di ruang ber-AC gunakanlah yang berbahan nylon. Acara di luar ruangan pada siang atau sore hari gunakanlah yang berbahan katun dan warnanya cerah.

Hindari Menggunakan Jilbab Bertumpuk

Memakai jilbab bertumpuk-tumpuk akan menghambat sirkulasi udara di kepala, Moms. Jangan sampai rambut Mommy berminyak, berketombe, atau mudah rontok akibat salah menggunakan jilbab. Oleh karena itu, Mommy pun juga harus merawat kesehatan rambut dengan baik.

Mencuci Jilbab dengan Tepat

Jilbab yang berbahan katun sebaiknya dicuci tanpa dikucek atau di dry clean agar tidak mudah rusak. Kemudian, bisa langsung dijemur di bawah matahari dan disetrika. Perhatikan pula, bahwa jilbab dan pakaian yang baru dibeli disarankan untuk dicuci terlebih dahulu. Pemakaian bahan kimia dan kotoran saat proses produksi sangat berisiko bagi kesehatan.

Mengenali Jenis Kain

Jika ditempelkan pada lengan rasanya dingin dan kering, berarti kain terbuat dari bahan katun. Kain ini baik digunakan saat cuaca panas. Jika ditempelkan rasanya dingin atau agak lengket berarti mengandung polyester (serat sintetis). Bahan ini tidak menyerap keringat, menarik, mengilap, terasa dingin saat dikenakan pada cuaca dingin, dan panas saat dikenakan pada tempat panas.

Perhatikan Pakaian yang Mudah Luntur

Pada saat pencucian pertama hingga ketiga pakaian dengan warna cerah seperti merah, biru, hijau, atau orange sebaiknya dipisah. Karena, warna-warna tersebut berisiko mengalami luntur. Saat mencuci pakaian jangan mencampur detergen dengan pemutih secara langsung. Karena, akan menghasilkan zat yang berbahaya bagi paru-paru dan merusak tekstur bahan.

Perhatikan saat Merendam Pakaian

Perendaman sebaiknya tidak lebih dari 25 menit dan langsung dicuci. Perendaman terlalu lama akan memengaruhi tekstur kain. Kemudian bilas hingga bersih agar tidak merusak bahan pakaian dan warna pakaian.

Ikuti Petunjuk Perawatan

Ikutilah petunjuk perawatan pakaian, biasanya di bagian kerah baju dengan pita berwarna putih. Atau, Mommy bisa menanyakan cara perawatannya jika membelinya di toko ternama.

Berikut tadi beberapa tips mudah merawat jilbab dan pakaian yang bisa Mommy terapkan di rumah. Semoga bermanfaat ya, Moms!