Tips Perlengkapan Pakaian untuk Buah Hati

Posted on

Mengetahui daftar pakaian bayi Mommy sangatlah penting. Karena, bayi memiliki kulit yang sensitif dan memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Karena, sebelumnya bayi berada dalam kandungan. Sehingga, pakaian yang dikenakan oleh bayi akan menjaganya dari berbagai masalah yang akan berdampak pada kesehatannya setelah ia dilahirkan.

memperhatikan-pakaian-bayiBerikut beberapa tips perlengkapan pakaian bayi yang harus Mommy persiapkan dan perhatikan:

1. Baju Bayi

baju-bayiPilihlah pakaian yang bisa menyerap keringat, memiliki bukaan kancing di depan agar mudah saat memakai dan melepasnya. Siapkan beberapa model baju seperti lengan panjang dan lengan pendek. Bayi terus mengalami pertumbuhan secara pesat, Moms. Sehingga, di awal siapkanlah baju bayi untuk usia 0-3 bulan. Selanjutnya, siapkanlah baju bayi untuk usia 6 bulan ke atas.

Berikut tips memilih pakaian untuk bayi:

  • Pilihlah pakaian yang mudah menyerap keringat seperti pakaian yang berbahan katun
  • Pilih pakaian yang sesuai ukuran dan kenyamanan bayi
  • Pilihlah pakaian yang tidak luntur. Pakaian yang luntur, zat pewarna pada pakaian akan mudah masuk ke dalam tubuh bayi melalui kulit maupun mulut bayi dan bisa terhirup saat bayi bernapas.

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan tentang pakaian bayi adalah:

  • Cucilah baju yang baru Mommy beli. Bahan kimia yang tertinggal pada proses produksi pakaian bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan zat pewarnanya bisa luntur saat terkena keringat bayi.
  • Jangan gunakan pelembut atau pewangi pakaian. Penggunaan pewangi pakaian bisa menimbulkan alergi dan terjadinya iritasi pada kulit bayi. Saat masih bayi, fungsi hati belum sempurna. Jika harus menggunakan pewangi pastikan Mommy membilasnya dengan bersih dan kandungannya aman untuk bayi.
  • Memilih detergen yang aman dan tidak berbahaya.
  • Hindari pemakaian pemutih pakaian karena kandungan zat kimia pemutih sangat berbahaya bagi kesehatan bayi. Jika terpaksa memakaianya, pilihlah yang aman untuk bayi dan jangan lupa membilasnya lagi sebelum dijemur agar kandungan zat kimianya hilang.

2. Popok

Gunakanlah popok kain yang bertali saat bayi berusia 0-6 bulan. Karena, intensitas buang air kecil dan besar cukup sering. Popok kain lebih aman, tidak menimbulkan iritasi kulit, dan mudah menyerap air seni. Jika sedang membawa bayi Mommy ke luar, gunakanlah popok sekali pakai. Karena, ini lebih praktis. Jangan lupa untuk segera menggantinya jika sudah penuh atau setibanya di rumah.

3. Sarung Tangan dan Kaki

sarung-tangan-bayi

Sarung tangan dan kaki berfungsi untuk menghangatkan jemari kaki dan tangan bayi yang masih lembut. Selain itu, juga melindungi wajahnya agar tidak terluka oleh kukunya sendiri dan menghindari kebiasaan mengulum jari tangannya. Sesekali, Mommy bisa melepasnya agar ia bisa mengenal lingkunganya dengan indera peraba.

4. Bedong

bedong-bayi

Bayi perlu dibedong sampai kurang labih berusia dua minggu. Bedong bermanfaat untuk menghangatkan bayi agar tidurnya nyenyak dan meluruskan kaki. Hindari membedong bayi terlalu kuat karena, akan menyebabkan bayi sulit untuk bernapas.

5. Penutup Kepala

topi-bayiPenutup kepala berfungsi untuk mencegah pengeluaran panas yang terjadi pada kepala bayi. Gunakanlah topi yang tebuat dari kain dan usahakan selalu menutup kepala bayi pada usia 2 minggu pertama. Pilih topi yang berukuran sedang, tidak terlalu kecil dan terlalu besar. Mommy bisa juga menggunakan selimut yang dilengkapi dengan penutup kepala. Ini akan praktis digunakan saat Mommy membawanya keluar. Selain dapat melindungi kepalanya juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh si kecil.

Itu tadi tips perlengkapan pakaian untuk bayi Mommy yang harus Mommy persiapkan dan perhatikan. Semoga bermanfaat ya, Moms.